Daily News 31/05
May 31, 2011 No. 21
ADRO - Pinjaman bank
PT Adaro Energy (ADRO) mendapatkan fasilitas pinjaman bank senilai US$ 750 Juta dengan jangka waktu 10 tahun. Pinjaman tersebut akan digunakan untuk mendanai belanja modal dan akusisi. Dikabarkan ADRO telah melunasi obligasi senilai US$ 800 juta yang baru diterbitkan pada Oktober 2009 dengan jangka waktu 10 tahun.
ALFA ? Rencana go private
PT Alfa Retailindo (ALFA) berencana go private dengan melakukan tender offer atas sisa saham publik pada harga penawaran Rp 4,500 per lembar saham. Rencana tersebut membutuhkan persetujuan RUPSLB pada 30 Juni 2011. Jumlah pemegang saham publik ALFA tercatat hanya sekitar 60 pemegang saham (sekitar 0.26%).
BRMS ? Kinerja 1Q 2011
PT Bumi Resources Minerals (BRMS) membukukan penurunan laba bersih 1Q 2011 sebesar 49% menjadi Rp 138.53 Miliar Vs Rp 271.28 Miliar pada 1Q 2010 lalu seiring dengan penurunan produksi tembaga dan emas PT Newmont Nusa Tenggara (NNT). NNT akan mengembangan fase 6 pada areal pertambangan Batu Hijau untuk meningkatkan produksi karena fase 5 telah melampaui masa produktif. Produksi emas dan tembaga pada fase 6 ditargetkan dapat dimulai pada akhir 2012.
INTA ? Stock split
PT Intraco Penta (INTA) akan melakukan stock split dengan rasio 1:5 dari nilai nominal Rp 250 menjadi Rp 50 per lembar saham. Hari terakhir perdagangan dengan nilai nominal lama ditetapkan pada 3 Juni 2011.
TPIA ? Right Issue
PT Chandra Asri Petrochemical (TPIA) berencana melaksanakan penerbitan saham baru minimal 20% dengan Hak Memesan Efek Terlbih Dahulu (HMETD) atau right issue. Sebesar 90% dari hasil right issue akan digunakan untuk meningkatkan kapasitas produksi etilena, polietilena dan beberapa produk lain nya. Pemegang saham mayoritas tidak akan mengeksekusi jatah right issue dan akan dijual kepada pembeli siaga yang terdiri dari DBS Vickers, Deutsche Bank, UBS AG dan Morgan Stanley Singapore.