dev mode

Daily News 01/06

June 01, 2011 No. 23
IPO - PT Metropolitan Land

PT Metropolitan Land (MetLand) berencana IPO dengan menjual 1.89 miliar lembar saham baru (25% saham) pada harga penawaran Rp 240 per lembar saham. Harga tersebut merupakan batas bawah dari kisaran harga penawaran Rp 240 hingga Rp 300 per lembar saham. Dengan demikian target perolehan dana mencapai Rp 455 Miliar, akan dialokasikan untuk pengembangan proyek serta meningkatkan kepemilikan saham anak perusahaan. MetLand memperkirakan mendapat pernyataan efektif dari Bapepam-LK pada minggu kedua Juni, penawaran pada 13-15 Juni, dan listing pada 20 Juni 2011. PT Danareksa Sekuritas dan PT DBS Vickers Securities bertindak sebagai penjamin emisi IPO.
BULL - Kontrak baru
PT Buana Listya Tama (BULL) berhasil mendapat kontrak senilai US$ 320 Juta untuk penyediaan fasilitas penampungan batubara lepas pantai (floating offshore terminal) untuk jangka waktu 20 tahun. Laba bersih BULL diperkirakan mencapai US$ 34 Juta (sekitar Rp 292.65 Miliar) dimana perusahaan telah berhasil membukukan laba bersih Rp 85.17 Miliar pada 1Q 2011.
BUMI - Pembayaran utang
PT Bumi Resources (BUMI) berencana membayar hutang senilai US$ 1 Miliar tahun ini dan manajemen telah melunasi senilai US$ 300 Juta diantaranya. Sumber pembayaran hutang diambil dari kas internal perseroan. Pihak manajemen juga berencana melunasi hutang kepada China Investment Corporation (CIC) yang senilai US$ 1.9 Miliar dengan bunga 19% yang akan jatuh tempo pada 2013.
DSSA - Coal India minati IPO Golden Mines
Coal India Ltd. dikabarkan mengincar saham PT Golden Energy Mines (GEM), anak perusahaan PT Dian Swastatika Sentosa (DSSA), dalam proses IPO yang dijadwalkan berlangsung pada Agustus 2011. GEM berencana menjual 10% hingga 20% saham pada kisaran harga penawaran Rp 2,300 hingga Rp 3.500 per lembar saham. Pada saat yang bersamaan GEM juga akan menjual 20% hingga 30% saham kepada investor strategis. Target penjualan saham dalam kedua proses tersebut mencapai Rp 4 Triliun. GEM mengelola konsesi areal pertambangan batubara seluas 57,000Ha dengan kalori berkisar 4,500 ? 5,000 Kcal/Kg. GEM menargetkan produksi batubara sebanyak 5-8 juta ton tahun ini.
ENRG - Kebutuhan dana
PT Energy Mega Persada (ENRG) membutuhkan dana senilai Rp 3.1 Triliun yang akan digunakan untuk belanja modal senilai Rp 1.7 Triliun dan sisanya untuk biaya operasional. ENRG menargetkan kenaikan produksi minyak dan gas sepanjang tahun ini mencapai 17,000 bpd, naik dari 13,100 bpd. Harga jual gas perseroan pada saat ini mencapai US$ 3.5/mmbtu lebih tinggi dari tahun lalu senilai US$ 2.7/mmbtu dan tahun depan ditargetkan mencapai US$ 5/mmbtu.