Daily News 21/06
June 21, 2011 No. 36
BTPN - Rencana emisi obligasi
Bapepam-LK telah memberikan pernyataan efektif kepada PT Bank Tabungan Pensiunan Nasional (BTPN) untuk menerbitkan obligasi senilai maksimal Rp 2.5 Triliun. Untuk tahap awal BTPN akan menerbitkan obligasi tahap I senilai Rp 500 Miliar yang terdiri dari Seri A senilai Rp 165 Miliar berjangka waktu 3 tahun dengan kupon 9.25% dan Seri B senilai Rp 335 Miliar berjangka waktu 5 tahun dengan kupon 9.9%. Fitch Rating Indonesia memberikan peringkat AA- dengan outlook stabil terhadap rencana emisi obligasi BTPN senilai total Rp 2.5 Triliun.
GIAA - Beli pesawat
PT Garuda Indonesia (GIAA) telah menandatangani kontrak pembelian pesawat Airbus 320 sebanyak 25 unit pada pameran Paris Air Show 2011. GIAA diperkirakan mengeluarkan dana senilai US$ 2.125 Miliar untuk pembelian tersebut.
HEXA - Kontrak penjualan
PT Hexindo Adiperkasa (HEXA) mendapatkan kontrak penjualan senilai US$ 200 Juta untuk 100 unit alat berat dalam tahun fiskal April 2011-Maret 2012. Untuk tahun fiskal tersebut, HEXA menargetkan volume penjualan naik sebesar 30% menjadi 3,000 unit dan nilai penjualan naik 47% menjadi US$ 500 juta. HEXA tidak merevisi target penjualan walaupun terjadi tsunami di Jepang karena recovery pabrik di Jepang diperkirakan hanya akan memakan waktu 3 bulan. Selain itu HEXA juga akan mendorong penjualan alat berat non escavator merk Amerika yaitu, John Deere.
TINS - Perpanjang pinjaman
PT Timah (TINS) akan memperpanjang fasilitas pinjaman dari Bank of Tokyo-Mitsubishi UFJ sebesar Rp 300 Miliar dengan acuan bunga SBI+1%.
TOWR - Cari pinjaman
PT Sarana Menara Nusantara (TOWR) tengah mencari pinjaman senilai maksimum US$ 1.5 Miliar yang akan dialokasikan untuk mendukung rencana akuisisi menara tahun ini. Anak perusahaan TOWR, PT Profesional Telekomunikasi Indonesia (Protelindo), telah menandatangani perjanjian dengan Hutchison untuk membeli 1,000 menara senilai US$ 110 Juta. Pada awal mei lalu Protelindo berhasil mendapat fasilitas pinjaman sindikasi bank senilai US$ 250 Juta. Sementara itu RUPS menyetujui untuk membatalkan rencana non-preemptive rights yang telah disetujui dalam RUPS sebelumnya karena manajemen belum memiliki rencana yang lebih spesifik.
UNTR - Kinerja operasional 5M 2011
PT United Tractors membukukan kenaikan penjualan alat berat merek Komatsu sebesar 61.4%Yoy menjadi 3,591 unit pada 5M 2011 Vs 2,225 unit pada 5M 2010. Pangsa pasar Komatsu di Indonesia mencapai 52% pada akhir Mei lalu. Penjualan Komatsu pada Bulan Mei (617 unit) mulai menurun dibandingkan dengan bulan April (767 unit) dan bulan Maret (789 unit) lalu, sebagai dampak tersendatnya logistik pengadaan parts dan alat berat dari Jepang. UNTR menargetkan penjualan alat berat sebanyak 7,000 unit tahun ini. Produksi batubara pada bidang usaha kontraktor batubara (Pamapersada) tercatat naik 13.1%Yoy menjadi 295.1 juta ton dengan kenaikan produksi overburden sebesar 2.8% menjadi 32.4 juta Bcm. Tambang batubara UNTR dibawah PT Dasa Eka Jasatama (DEJ) dan PT Tuah Turangga Agung (TTA) tercatat naik 73%Yoy menjadi 1.79 Juta ton pada 5M 2011 akibat beroperasinya tambang TTA sejak 2H 2010 lalu.