Daily News 20/06
June 20, 2011 No. 35
ADRO - Pendanaan oleh JBIC
Japan Bank For International Corporation (JBIC) akan menyiapkan pendanaan senilai US$ 2.4-2.8 Miliar kepada konsorsium PT Adaro Energy (ADRO), J-Power, dan Itochu Corporation untuk membangun PLTU 2x1000 MW di Pemalang (Jawa Tengah). Proyek PLTU tersebut bernilai US$ 3-3.5 Miliar. Konsorsium tersebut telah menunjuk Mitsubishi Heavy Equipment untuk mengerjakan proyek PLTU terbesar tersebut yang akan dimulai tahun depan dan selesai pada 2015.
BNLI - Rencana emisi obligasi
PT Bank Permata (BNLI) telah mendapat pernyataan efektif dari Bapepam-LK terkait rencana emisi obligasi subordinasi senilai Rp 1.75 Triliun. Obligasi tersebut akan memiliki masa jatuh tempo 7 tahun dan menawarkan tingkat kupon tetap sebesar 11% per tahun yang akan dibayarkan setiap 3 bulan sekali. Penawaran umum akan dilakukan pada 20-23 Juni dan akan dicatatkan di bursa pada 30 Juni 2011. Pefindo memberikan peringkat AA- dengan outlook stabil terkait rencana emisi obligasi tersebut.
BUMI - Kinerja 1Q 2011
PT Bumi Resources (BUMI) membukukan kenaikan laba bersih 1Q 2011 sebesar 16.5% menjadi US$ 113 Juta Vs US$ 97 Juta pada 1Q 2010 lalu. Naiknya kinerja didukung oleh kenaikan penjualan sebesar 23% menjadi US$ 1.23 Miliar Vs US$ 1.02 Miliar pada 1Q 2010 lalu. BUMI membukukan kenaikan rata-rata harga jual batubara sebesar 39.6% menjadi US$ 87.63 per ton Vs US$ 62.75 per ton pada 1Q 2010 lalu. Naiknya kinerja penjualan membuat BUMI membukukan kenaikan laba operasional sebesar 44.2% menjadi US$ 316 Juta pada 1Q 2011.
DEWA - Penjualan mesin bekas
Manajemen PT Darma Henwa (DEWA) berencana menjual mesin bekas dan menargetkan perolehan dana sekitar US$ 10 Juta hingga US$ 12 Juta dari penjualan tersebut. Dana hasil penjualan mesin bekas serta saldo laba ditahan akan dialokasikan untuk mendukung belanja modal tahun ini senilai US$ 50 Juta. DEWA membutuhkan dana belanja modal namun terkena larangan untuk meningkatkan nilai pinjaman karena terkait dengan persyaratan (debt covenant) pinjaman sebelumnya.
IMAS - Rencana rights issue
PT Indomobil Sukses Internasional (IMAS) berencana rights issue dengan menerbitkan 345.6 juta lembar saham baru (25% saham) dengan target perolehan dana mencapai Rp 2.5 Triliun. Setiap pemegang 3 lembar saham IMAS berhak atas 1 HMETD untuk membeli 1 lembar saham baru pada harga Rp 8,000 per lembar saham. Sekitar 60% dana hasil rights issue akan digunakan untuk pelunasan utang dan sisanya untuk pengembangan bisnis. Rencana tersebut menunggu persetujuan RUPSLB dan pernyataan efektif dari Bapepam-LK yang ditargetkan dicapai pada 22 Juni 2011. Apabila disetujui, cum date rencana rights issue ditetapkan pada 30 Juni 2011.